- I know kungfu - This is what happens when the bride finds out on the wedding day that the groom slept with her maid of honor.
- Where’s Waldo? - This has to be one of the easiest games of Where’s Waldo that we’ve played… but our question is, didn’t the two nonchalant wedding guests in back say anything?
- Some kind of king Burger King, that is. - This bridge and groom sure know what they want in terms of cakes, decorations, and bridal fascinators.
(Source: youmakeme-laugh)
lagi main grup chat sama nero-neroku (usulan nama genk buat kita dari sr. rif -_-), lagi mainan sama emoticon-emoticon yang tersedia secara otomatis sama fesbuk. jreeeeeeeeeeeeeeenngg tiba-tiba inget sama seseorang, subhanallah, ga nyangka aja aku bisa inget kenangan yang keselip ini heheh, dan ga nyangka aja ternyata aku pernah mainan beginian sama dia, kenapa ga nyangka? ya karena mana mungkin sih si master hitung2an (fisika,mat,kim,de el el) bisa diajak begajulan, melakukan hal yang konyol begini -_-, but nothing impossible, right? toh nyatanya pernah kok hehe, walau cuma bentar sih :|
hal konyol? hal konyol apasih? perang emoticon! mau tau apa itu perang emoticon? jadi begini ceritanya, beberapa bulan setelah dia pindah sekolah, kan kita masih seriiiiiiiiiiinngg banget keep in touch via fesbuk, ya satu-satunya media penghubung antara kita adalah fesbuk, karena dia ga mau megang hp -_- kita sering tuh chatting di fesbuk, suatu hari, dia ngechat aku, naasnya aku lupa bahas apa :| tiba-tiba aja bagian ini yang aku ingat, aku bales chatnya dia pake emoticon senyum :), dia bales senyum juga, aku bales lagi ^_^ terus banyak deh varian emoticon yang tersedia otomatis dari ebudy, mobile messenger yang aku kirim ke dia hehe :p dia tanya ke aku gimana caranya, aku bales pake emoticon matabelo heheh trus aku spamin dia pake emoticon macem2, kecuali ada satu emoticon yg ga aku kirim » :* wkk miapah ya Allah hal yang tak terduga adalah dia ngirim aku emoticon itu! iya! emoticon titikduabintang! sontak aku langsung berekspresi lho? :o dan dia bales apa? maaf ga sengaja kepencet dalam hati aku berucap ih gapapa kali, sering-sering aja ngirim :* ke aku tapi faktanya aku bales gini eh aku juga bisa loh :* ckckck :p dan perang emoticon pun masih berlanjut termasuk yang :* wahahaha!
sayangnya, kenapa conversation ini hilang ya -_- di history chat ku sama dia nggak ada :’( huaaaaaaaaaaa
yang saya tahu… milyar itu jumlah ‘nol’nya sembilan.
yang saya tahu… trilyun itu jumlah ‘nol’nya duabelas.
cuma itu yang saya tahu tentang nominal-nominal dengan jumlah ‘nol’ fantastis yang sering disebutkan di tv, koran, radio, internet, dan media lain nya.
tidak pernah seorang pun memberi tahu saya bagaimana rupanya, tebalnya, baunya dari ‘nol’ - ‘nol’ itu -_- bahkan pegawai bank pun paling cuma tahu tulisannya saja, iya kan pasti semua ‘nol’ itu tertampung dalam sebuah kartu yang tipisnya kurang dari 1cm!
ironisnya, ‘nol’ dengan jumlah cukup banyak (banyaaaaaaaaaaaaakk sekali) itu hanya dimiliki oleh beberapa orang, padahal kan ya seharusnya milik kita bersama -_- bukan dipakai pribadi.
siapa sajakah pemilik ‘nol’ dengan jumlah fantastik itu? apakah mereka pengusaha yang harus mempunyai ‘nol’ banyak untuk menggaji karyawan nya? apakah mereka ilmuwan yang berkat eksperimen dan penemuannya mampu merubah negeri ini sehingga layak mendapatkan ‘nol’ itu? ataukah mereka pemecah batu yang layak mendapatkan ‘nol’ fantastis atas kucuran keringatnya? bukan! merekalah koruptor, mereka tak perlu menggaji siapapun, mereka bukan ilmuwan yang menguntungkan negara, mereka juga bukan orang yang setiap hari mengucurkan keringat deras, mereka hanya perlu duduk-duduk di kursi yang nyaman, ruangan ber-ac, menghadiri rapat, menandatangani berkas-berkas, dan menyuapi serta disuapi -_-
itu hanya korupsi yang kasat mata, yang ‘nol’nya paling tidak bisa dilihat lah. bagaimana dengan korupsi yang sebenarnya kita terlibat dalam keseharian? contohnya gini nih, kita beli barang x di supermarket y dengan harga Rp 9752 (maklum lah biasanya pasar modern mengikuti harga mata uang internasional, makanya nominalnya gak karuan) biasanya ditambah ppn kurang lebih 10% jadi harganya Rp 10727,2 kita bayarnya misal Rp 15000 kembalian nya harusnya sih Rp 4272,8 tapi biasanya cuma dikasih Rp 4250, karena Rp 50 udah jarang jadi dikembaliin cuma Rp 4200, kemana yang Rp 72,8 ? itung-itung buat sedekah deh :) bayangkan jika dalam sehari ada sejuta pengunjung, berapa tuh sisa-sisa kembalian yang terkumpul? harusnya dalam kurun waktu setahun bisa dong buat bangun tempat ibadah yang layak, bukan seupil seperti di kebanyakan supermarket, hypermarket, dan mall-mall.
dear, bapak-bapak dan ibu-ibu yang baik hatinya, terutama yang punya rekening gendut, apakah kalian gak pernah mikir masyarakat yang dalam keseharian nya cuma butuh tiga hingga lima ‘nol’ untuk memenuhi kebutuhan kehidupannya? tolonglah, berhenti merugikan negara ini, ingat lho, asap saja bisa bikin batuk-batuk, apalagi arangnya? apalagi apinya? apalagi bahan bakarnya? plis deh!

How could i fall in love with someone that 577 km far away from me? -_-

“I remember what you wore on the first day, you came into my life and i thought, hey you know this could be something…” - Boys Like Girls ft. Taylor Swift.
yeah! love at first sight? maybe, just maybe.
how could? that’s because he’s so nice, and kind, and friendly, and gorgeous!
he has given me a good impression since we first met, and ‘til the day i write this post, he’s still the same, yes he’s still nice to me :’)
but…
how could i miss someone that (never) gonna be mine? :(
no no no, he’s gonna be MINE.

Hope is nowhere! because HOPE is NOW HERE!
So, i won’t give up to keep wishing and hoping and trying!
Please God, take care of him for me! :’) Don’t let him fall for someone else :’) and don’t let anyone else flirting on him! :’)
#peace ^_^